Showing posts with label Konspirasi. Show all posts
Showing posts with label Konspirasi. Show all posts

Wednesday, March 4, 2015

Propaganda Peak Oil; Minyak Bumi Bukan Berasal dari Fosil


 
KEBIJAKAN pemerintah soal bahan bakar minyak (BBM) selalu saja ditunggu dengan harap-harap cemas, begitupun penetapan kuota produksi negara-negara penghasil minyak (OPEC), yang berdampak pada fluktuasi harga BBM di pasar internasional selalu diamati dengan penuh kekhawatiran. Pesimistis dalam dunia perminyakan secara tidak sadar memang telah dibangun dari awalnya. Kita semua percaya bahwa minyak bumi adalah bahan bakar fosil, hampir setiap hari “fakta” ini disebut dalam berbagai media massa. Lalu siapa sebenarnya yang pertama mengajukan teori (tepatnya hipotesis) yang kadung dipercaya semua orang ini? Adalah Mikhailo V. Lomonosov, seorang cendekiawan besar Rusia, yang pada 1757 mengajukan sebuah hipotesis bahwa minyak bumi berasal dari sisa-sisa makhluk hidup.
Berdasarkan hipotesis ini, berarti minyak mentah akan terbentuk sangat lambat, karena berasal dari sisa-sisa tumbuhan dan binatang yang telah mati, melewati jutaan tahun terkubur di bawah batuan, mengalami tekanan dan suhu yang luar biasa, lalu mengubahnya menjadi minyak mentah.

Tuesday, March 3, 2015

Bung Karno: Persetan Dengan PBB!


https://iwanblog.files.wordpress.com/2012/02/bung-karno.jpg?w=300


Suatu hal yang lumrah apabila kita melihat seseorang berkorban demi apa yang dicintainya, demikian juga Bung Karno. Demi Indonesia Bung Karno mengabaikan penyakit yang menggerogoti dirinya. Bung Karno selalu tampil prima dihadapan publik, walau pada hakekatnya dia dalam keadaan lemah. Hal tersebut dilakukan demi menjaga rasa percaya diri seluruh rakyat Indonesia.
Berulang-kali dokter pribadinya memberi nasihat kepada Bung Karno. Ini terkait dengan sakit ginjalnya, yakin makin para di akhir tahun 60-an. “Kalau Bapak bisa tenang sedikit, dan tidak berteriak-teriak, niscaya Bapak tidak akan mendapat ulcers.” Yang dimaksud dokter adalah peradangan pada lambung akibat sakit ginjalnya itu. Baru saja dokter berhenti memberikan nasihatnya, Bung Karno meradang dan berteriak, “Bagaimana

Inilah sebabnya mengapa Bung Karno disingkirkan


Pada 1961-an, Presiden Soekarno gencar merevisi kontrak pengelolaan minyak oleh asing di Indonesia. Sebanyak 60 persen dari keuntungan perusahaan minyak asing menjadi jatah pemerintah. Kebanyakan gerah dengan peraturan itu.
Menurut sejarawan Asvi Marwan Adam, Soekarno benar-benar ingin sumber daya alam Indonesia dikelola oleh anak bangsa sendiri. Asvi menuturkan sebuah arsip di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengungkapkan pada 15 Desember 1965 sebuah tim dipimpin oleh Chaerul Saleh di Istana Cipanas sedang membahas nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia.
Soeharto yang pro-pemodal asing, datang ke sana menumpang helikopter. Dia menyatakan kepada peserta rapat dia dan Angkatan Darat tidak setuju rencana nasionalisasi perusahaan asing itu. “Soeharto sangat berani saat itu, Bung Karno juga tidak pernah memerintahkan seperti itu,” kata Asvi.
Sebelum tahun 1965, seorang taipan dari Amerika Serikat menemui Soekarno. Pengusaha itu menyatakan keinginannya berinvestasi di Papua. Namun Soekarno menolak secara halus. “Saya sepakat dan itu tawaran menarik. Tapi tidak untuk saat ini, coba tawarkan kepada generasi setelah saya,” ujar Asvi menirukan jawaban Soekarno.
Soekarno berencana modal asing baru masuk Indonesia 20 tahun lagi, setelah putra-putri Indonesia siap mengelola. Dia tidak mau perusahaan luar negeri masuk, sedangkan orang Indonesia memiliki pengetahuan nol tentang alam mereka sendiri. Sebagai persiapan, Soekarno mengirim banyak mahasiswa belajar ke negara-negara lain.
Soekarno boleh saja membuat tembok penghalang untuk asing dan mempersiapkan calon pengelola negara. Namun, Asvi menjelaskan usaha pihak luar ingin mendongkel kekuasaan Soekarno tidak kalah kuat.
Dalam artikel berjudul JFK, Indonesia, CIA, and Freeport dterbitkan majalah Probe edisi Maret-April 1996, Lisa Pease menulis

“Handschar”, Barisan Tentara Muslim NAZI


Apa yang anda pikirkan ketika mendengar Nazi? mungkin Adolf Hitler,Holocaust,dan lainya.Tapi yang akan saya jelaskan pada pembahasan kali ini adalah sebuah Divisi yang terdiri dari orang orang Muslim Bosnia yang bukan merupakan orang German alias non-German.Rencana ini sudah disetujui oleh Adolf Hitler sendiri,atas usulan dari Heinrich Himmler yang menganggap bahwa Islam menciptakan pejuang yang tanpa takut karna Islam menjanjikan bahwa tewas dalam perang adalah jalan menuju surga.seperti yang di kutip dari https://iwanblog.wordpress.com/, Pada April 1943 seorang Mufti Jerusalem dipanggil untuk membantu seleksi dan mengatur untuk masuk ke Waffen-SS.

Sunday, March 1, 2015

Arti dari Teori Konspirasi

Teori persekongkolan atau teori konspirasi (dalam bahasa Inggris, conspiracy theory) adalah teori-teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa (pada umumnya peristiwa politik, sosial, atau sejarah) adalah suatu rahasia, dan seringkali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh. Banyak teori konspirasi yang mengklaim bahwa peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah telah didominasi oleh para konspirator belakang layar yang memanipulasi kejadian-kejadian politik.

Global Warming Atau Pemanasan Global Ternyata Bohong!

“Kita semua merupakan satu keluarga besar dan berada di satu rumah, yaitu di bumi ini, jadi kita semua harus saling bersatu untuk mencari solusi dan jalan keluar guna menghadapi efek pemanasan global yang selama ini sedang terjadi”. (Maurice Strong)
*


Jesse Ventura
Tahukah anda bahwa global warming atau pemanasan global adalah suatu kebohongan? Tak mungkin! Ya, tak mungkin. Persis seperti pendapat Jessy Ventura sang pakar, pendobrak dan penguak teori konspirasi. Jesse Ventura adalah mantan gubernur Massachusetts dan mantan NAVY Seal di Vietnam serta mantan seorang pegulat wrestling profesional, bahkan seorang bintang film.  Namun ketidakpercayaan Jesse, bahwa pemanasan global itu bohong adanya, baru pada awalnya saja.

Dengan adanya info bahwa global warming atau pemanasan global adalah sebuah kebohongan dan sebenarnya tak terjadi, maka Jesse memberanikan diri untuk mencari informasi seakurat mungkin.
Penyelidikan pun dimulai dari Los Angeles, dimana untuk pertama-kalinya dicetuskan dan lahirnya tentang masalah lingkungan hidup akibat pemanasan global. Ia bertemu dengan Noel Sheppard, seorang jurnalis investigator.

Thursday, February 26, 2015

21 Misteri di Wikipedia yang Mencengangkan


Berikut 21 Misteri di Wikipedia yang Mencengangkan, dan kalian bisa membaca kisah lengkapnya di wikipedia (klik link yang disisipkan pada setiap judul).

Wednesday, February 25, 2015

Apakah hubungan antara bill gates – the matrix – avatar dan mr. Presid

Melalui presentasinya di konferensi TED, Bill Gates menjelaskan bahwa cara terbaik mengurangi emisi CO2 adalah dng rumus Co2 = PXSXEXC di mana P = People S = Services per person E = Energy per service C = CO2 per energy unit. Faktor penting dalam mengurangi emisi karbon adalah dng mengurangi populasi P (people).
Ini kata om Bill, “The world today has 6.8 billion people… that’s headed up to about 9 billion. Now if we do a really great job on new vaccines, health care, reproductive health services, we could lower that by perhaps 10 or 15 percent.” Apakah anda bersedia masuk dalam kategori yang 10-15 persen itu? Apa arti kata “we could lower that..”? Dalam bahasa yang lebih halus It means MENGURANGI JUMLAH POPULASI HINGGA 900 JUTA JIWA!

KONSPIRASI TINGKAT TINGGI, “DEWA UANG”



Biarkan saya mengeluarkan dan mengendalikan uang suatu negara, dan saya tidak peduli yang menulis hukum. 
- Mayer Amschel Rothschild (1744-1812), pendiri House of Rothschild
Mungkin hal yang paling penting untuk mengetahui tentang kekuasaan di dunia saat ini adalah bahwa sebagian besar negara tidak memiliki kontrol atas mata uang mereka sendiri. Sebaliknya swasta, bank nirlaba pusat – seperti Federal Reserve System di AS – membuat uang dari apa-apa dan kemudian meminjamkannya dengan bunga kepada pemerintah masing-masing. Ini adalah penipuan yang sangat menguntungkan, tapi itu bukan yang terburuk.

Islam Disebarkan Dengan Pedang????


Keluhan umum di kalangan non muslim adalah Islam tidak akan memiliki jutaan penganut di seluruh dunia, sekiranya ia tidak disebarkan dengan menggunakan kekerasan. Poin-poin berikut akan menjelaskan bahwa selain di sebarkan dengan pedang, kekuatan kebenaran, nalar, dan logikalah yang menyebabkan penyebaran Islam menjadi pesat sebagaimana di kutip dari  https://iwanblog.wordpress.com/ .


1. Islam berarti damai
Islam berasal dari akar kata salaam yang berarti damai. Selain itu juga berarti penyerahan kehendak seseorang kepada Allah. Dengan demikian Islam adalah agama kedamaian yang diperoleh dengan penyerahan kehendak seseorang kepada kehendak Allah.

Tuesday, February 24, 2015

8 Skenario Kejahatan Terhebat Sepanjang Masa


1 .Pencuri Kembar Menciptakan Alibi Sempurna (Kerugian : 5 Juta Euro)
Pada 25 Peb 2009, tiga perampok bertopeng dengan berani beraksi di Kaufhaus Des Westens, department store terbesar kedua di Eropa. Melalui tangga tali, orang-orang mampu merampok lantai utama tanpa terdeteksi setiap sensor atau alarm. Tapi yang mungkin menjadi kesalahan fatal yaitu ada yang meninggalkankan sarung tangan tunggal dan akhirnya menciptakan situasi aneh. DNA ditemukan pada sarung tangan yang cocok DUA orang: kembar identik diidentifikasi sebagai Hassan dan Abbas O. hukum Jerman mensyaratkan bahwa setiap orang secara individual dihukum dan karena DNA mereka sangat mirip, tidak dapat secara eksklusif dikaitkan ke bukti. Polisi Jerman dipaksa untuk membebaskan mereka berdua, dan orang ketiga belum ditemukan hingga sekarang.

Sunday, February 22, 2015

10 Keputusan Yang Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah

Kebanyakan kita pernah membuat keputusan yang buruk. dan Untungnya keputusan kita biasanya tidak menyebabkan kehancuran masif bagi banyak penduduk dunia. Dan berikut ini adalah keputusan yang berdampak dasyat di akhir abad 20 seperti di kutip dari http://danish56.blogspot.com/ . Sebagian mungkin anda tahu, tapi sebagian lagi akan membuat anda terkejut ..

10. Pemboman Hiroshima dan Nagasaki
Meskipun Harry Truman berada di bawah tekanan yang ekstrim untuk mengakhiri perang dan mengurangi korban di pihak Amerika saya pikir keputusannya untuk menjatuhkan dua bom atom pada tanggal 6 Agustus dan, 9 Agustus 1945 adalah salah. Karena Orang Jepang sudah dikalahkan. Menurut Jendral Angkatan Udara Henry H. (Hap) Arnold, "Sudah jelas bagi kami,ada bom atom atau tidak ada bom atom, Jepang sudah berada di ambang kehancuran." Presiden Eisenhower menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Newsweek: "...Kala itu Jepang sudah siap untuk menyerah dan tidak perlu untuk memukul mereka dengan hal yang mengerikan. "

9. Elit dalam tubuh Partai Demokrat
Gerakan yang buruk,Pada tahun 1960-an dan awal 1970-an golngan kelas atas mengambil alih Partai Demokrat AS. Sejak itu Partai Demokrat AS jarang memenangkan pemilu, tidak peduli seberapa bodoh Partai Republik (lawannya) berperilaku konyol atau membuat kesalahan. Tragisnya beberapa orang berpikir Partai Demokrat baru dari golongan elit ini akan menjadi lebih pro-perdamaian. Kenyataannya Partai Demokrat dari golongan elit ini lebih menyukai perang dari sebelumnya, hanya sekarang perangnya lebih berorientasi pada tujuan kemajuan bisnis . contohnya infasi pada negeri - negeri kaya minyak ..

8. Perang Vietnam
Jenderal MacArthur mengatakan bahwa setiap sekretaris pertahanan yang menyarankan presiden untuk berperang di tanah Asia harus diperiksa otaknya. Sayangnya itulah saran dari Menteri Pertahanan Robert McNamara kepada Presiden Johnson, sehingga dikirimlah puluhan ribu pasukan pada pertengahan 1960-an ke Vietnam.
Tidak ada oposisi domestik yang diijinkan di Vietnam kala itu sehingga pemerintah tidak perlu khawatir tentang opini publik. Pemberontak Vietnam memiliki populasi besar dan dapat bersembunyi dari senjata Amerika di hutannya yang lebat.
Sebaliknya,Media Amerika Serikat sering mengkritik perang ini. Rakyat Amerika tidak suka jumlah korban yang tinggi, terutama dengan cara perang tak berkesudahan di seluruh dunia.

7. Perang Irak
Komisi 9/11 yang diketuai oleh Partai Republik Tom Kean menyimpulkan bahwa Saddam Hussein tidak membantu Al-Qaeda dalam serangan 9/11.
Kelompok Survei untuk Irak menyimpulkan bahwa Saddam Hussein tidak memiliki senjata pemusnah massal setelah 1991. Jadi, mengapa begitu banyak orang mati di tahun 2003 untuk Perang Irak? dan Mengapa menghabiskan anggaran biaya yang besar?

6. Negara Israel
Setelah Perang Dunia II, banyak orang Yahudi melarikan diri dan dianjurkan untuk pindah ke Palestina dan mendirikan negara baru Israel, sehingga pertentangan satu set baru besar orang - masyarakat Muslim yang kini berjumlah sekitar 1/5 dari penduduk dunia.
Muslim sampai sekarang sudah sangat anti-Yahudi, tapi setelah kaum Zionis membantai desa dan memaksa penduduk asli untuk mengungsi, Muslim berbalik melawan orang Yahudi. Bukankah akan lebih baik untuk bangsa Yahudi bermigrasi ke negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa nasionalnya ...

5. Serangan Jepang terhadap Pearl Harbor
7 Desember 1941 serangan Jepang terhadap Pearl Harbor adalah ambisi kegilaan. Apalagi yang mengejutkan adalah bahwa Laksamana Yamamoto, yang merencanakan serangan itu, tahu betul Jepang tak mungkin memenangkan perang berkepanjangan melawan Amerika Serikat.
AS memiliki populasi jauh lebih besar dan kekuatan industri jauh lebih unggul dari Jepang kala itu.

4. Mao Dibiarkan Berkuasa
Kalau saja keputusan telah dibuat untuk menghapus Mao dari kekuasaan!Rakyat China yang mengalami penderitaan panjang akan mengalami Lompatan Jauh ke Depan (sebenarnya Mundur), Kelaparan Besar dari 1958-1962, dan Revolusi Kebudayaan.
Salah satu dari ide cemerlang Mao selama Lompatan Jauh ke Depan: rencananya untuk memusnahkan burung pipit. Dia pikir burung - burung kecil di ladang mengkonsumsi sebagian besar butir padi / gandum dan dalam kenyataannya mereka juga banyak memakan serangga. Dengan punahnya burung-burung kecil, populasi belalang meledak, menyebabkan kerusakan ekologi yang sangat besar.

3. Inggris menjamin Polandia
Winston Churchill seharusnya tidak pernah mengeluarkan jaminan ke Polandia pada tahun 1939, sehingga menyebabkan perang ketika Jerman menginvasi Polandia.
Sebagai diplomat Amerika terhormat dan sejarawan George Kennan menulis: "jaminan Inggris ke Polandia ... adalah tidak perlu dan tidak bijaksana." Inggris dan Perancis tidak memiliki kekuatan untuk menyelamatkan Polandia dari Jerman.
Jaminan bodoh Churchill hanya menguntungkan Stalin, yang senang melihat Jerman, Perancis, dan Inggris menghancurkan satu sama lain.
Stalin telah membunuh jutaan rakyatnya sendiri dalam sistem yang luas dari kamp penjara dan kelaparan yang direkayasa dari 1932-1933 (Holodomor).
Churchill saya pikir harus dipilih sebagai pengambil keputusan tunggal yang terburuk abad ini.
Sebagai Pemimpin Pertama Angkatan Laut dia penuh semangat memukul genderang perang saat Inggris masih merenungkan untuk apa ikut Perang Dunia I.
Churchill juga patut disalahkan atas bencana pada kampanye Gallipoli. Churchill sebagai menteri keuangan mengawasi kembalinya bencana Inggris ke standar emas, yang membuat ekonomi Inggris memasuki masa Depresi Besar.

2. Perjanjian Versailles
Perdana Menteri Clemenceau mungkin pantas menyalahkan pada Perjanjian Versailles yang penuh dendam (ditandatangani 1919) meskipun beberapa rekannya menganggapnya terlalu murah hati.
Meskipun janji dibuat untuk Pemerintahan Pusat, wilayah dibagi-bagi oleh para pemenang terlepas dari keinginan .
Jerman dibebani dengan pembayaran ganti rugi besar,yang tidak mungkin terbayar.
Ekonom John Maynard Keynes menulis tentang keputusan ini: "Saya percaya bahwa kampanye untuk mengamankan Jerman dari biaya umum perang adalah salah satu tindakan yang paling serius dari politik yang tidak bijaksana yang negarawan kita sudah pernah bertanggung jawab." tidak adil untuk memaksa Kekuasaan Tengah untuk menerima tanggung jawab untuk semua biaya perang.
Keynes menyimpulkan bahwa perjanjian Versailles adalah “Carthaginian peace” pembalasan Versailles menabur benih untuk Perang Dunia II .

1. Keterlibatan Inggris dalam Perang Dunia I
Pada tahun 1914 Perdana Menteri Asquith dan Menteri Luar Negeri Sir Edward Grey memutuskan untuk melibatkan Inggris dalam Perang Dunia I, meskipun sebenarnya Perancis dan Rusialah yang mengancam Kerajaan Inggris (bukan Jerman).
Kebijakan Inggris menyerukan aliansi melawan kekuatan kontinental yang paling tangguh, tetapi jangka panjang adalah Jerman saja sehingga sangat unggul untuk Prancis dan Rusia?
Jika Inggris tidak mengirim pasukannya, mungkin perang akan berakhir dalam satu tahun.dan Eropa akan luput dari salah satu mimpi buruk terbesar - jutaan yang meninggal karena senapan mesin, meriam, penyakit, gas beracun, dan kelaparan.
Munculnya kaum Bolshevik di Rusia, dengan semua penderitaan yang menyertainya, dan kekejaman Perang Dunia II juga akan bisa dihindari.
Tidak ada Perang Besar dan hanya akanterjadi Perang yang relatif kecil dari 1914, dan Eropa tidak akan pernah turun ke kedalaman keputusasaan dan dekadensi dari mana mereka masih belum sepenuhnya pulih.

Friday, February 13, 2015

HARTA RAKYAT INDONESIA SIRNA OLEH REKOMENDASI G20



“Considering this statement, which was written and signed in Novemver, 21th 1963 while the new certificate was valid in 1965 all the ownership, then the following total volumes were just obtained.”
Itulah sepenggal kalimat yang menjadi berkah sekaligus kutukan bagi bangsa Indonesia hingga kini. Kalimat itu menjadi kalimat penting dalam perjanjian antara Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy dengan Soekarno pada 1963 seperti yang di kutip dari https://iwanblog.wordpress.com/

Soekarno dan John F. Kennedy
Banyak pengamat Amerika melihat perjanjian yang kini dikenal dengan nama “The Green Hilton Agreement” itu sebagai sebuah kesalahan bangsa Amerika. Tetapi bagi Indonesia, itulah sebuah kemenangan besar yang diperjuangkan Bung Karno. Sebab volume batangan emas tertera dalam lembaran perjanjian itu terdiri dari 17 paket sebanyak 57.150 ton lebih emas murni.

Bahasa lain yang sering dikemukakan Bung Karno kepada rekan terdekatnya, bahwa ia ingin harta nenek moyang yang telah dirampas oleh imprealisme dan kolonialisme dulu bisa kembali. Tetapi perjanjian yang diteken itu, hanya sebatas pengakuan dan mengabaikan pengembaliannya. Sebab Negeri Paman Sam itu mengambilnya sebagai harta pampasan perang dunia I dan II. Konon cerita, harta itu dibawa ke Belanda dari Indonesia, kemudian Belanda kalah perang dengan Jerman, maka Jerman memboyong harta itu ke negaranya. Lalu dalam perang dunia kedua, Jerman kalah dengan Amerika, maka Amerika membawa semua harta itu ke negaranya hingga kini.
Perjanjian itu berkop surat Burung Garuda bertinta emas di bagian atasnya yang kemudian menjadi pertanyaan besar pengamat Amerika. Yang ikut serta menekan dalam perjanjian itu tertera John F. Kennedy selaku Presiden Amerika Serikat dan William Vouker yang berstempel “The President of The United State of America” dan dibagian bawahnya tertera tandatangan Soerkarno dan Soewarno berstempel “Switzerland of Suisse.” Yang menjadi pertanyaan kita bersama adalah, mengapa Soekarno tidak menggunakan stempel RI. Pertanyaan itu sempat terjawab, bahwa beliau khawatir harta itu akan dicairkan oleh pemimpin Indonesia yang korup, kelak.
Perjanjian yang oleh dunia moneter dipandang sebagai pondasi kolateral ekonomi dunia hingga kini, menjadi perdebatan panjang yang tak kunjung selesai pada kedua negara, Indonesia dan Amerika. Banyak para tetua dan kini juga anak muda Indonesia dengan bangganya menceritakan bahwa Amerika kaya karena dijamin harta rakyat Indonesia. Bahkan ada yang mengatakan, Amerika berhutang banyak pada rakyat Indonesia, karena harta itu bukan punya pemerintah dan bukan punya negara Indonesia, melainkan harta rakyat Indonesia. Tetapi, bagi bangsa Amerika, perjanjian kolateral ini dipandang sebagai sebuah kesalahan besar sejarah Amerika.
The Green Hilton Agreement 1963.
Barangkali ini pulalah penyebab, mengapa Bung Karno kemudian dihabisi karir politiknya oleh Amerika sebelum berlakunya masa jatuh tempo The Green Hiltom Agreement. Ini berkaitan erat dengan kegiatan utama Soeharto ketika menjadi Presiden RI ke-2. Dengan dalih sebagai dalang PKI, banyak orang terdekat Bung Karno dipenjarakan tanpa pengadilan seperti Soebandrio dan lainnya. Menurut tutur mereka kepada pers, ia dipaksa untuk menceritakan bagaimana ceritanya Bung Karno menyimpan harta nenek moyang di luar negeri. Yang terlacak kemudian hanya “Dana Revolusi” yang nilainya tidak seberapa. Tetapi kekayaan yang menjadi dasar perjanjian The Green Hilton Agreement ini hampir tidak terlacak oleh Soeharto, karena kedua peneken perjanjian sudah tiada.

Kendati perjanjian itu mengabaikan pengembaliannya, namun Bung Karno mendapatkan pengakuan bahwa status koloteral tersebut bersifat sewa (leasing). Biaya yang ditetapkan Bung Karno dalam perjanjian sebesar 2,5% setahun bagi siapa atau bagi negara mana saja yang menggunakannya. Dana pembayaran sewa kolateral ini dibayarkan pada sebuah account khusus atas nama The Heritage Foundation yang pencairannya hanya boleh dilakukan oleh Bung Karno sendiri atas restu yang dimuliakan Sri Paus Vatikan. Namun karena Bung Karno “sudah tiada” (wallahuallam), maka yang ditunggu adalah orang yang diberi kewenangan olehnya. Namun sayangnya, ia hanya pernah memberikan kewenangan pada satu orang saja di dunia dengan ciri-ciri tertentu. Dan inilah yang oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, bahwa yang dimaksudkan adalah Satria Piningit yang kemudian disakralkan, utamanya oleh masyarakat Jawa. Tetapi kebenaran akan hal ini masih perlu penelitian lebih jauh.
April 2009, dana yang tertampung dalam The Heritage Foundation sudah tidak terhitung nilainya. Jika biaya sewa 2.5% ditetapkan dari total jumlah batangan emasnya 57.150 ton, maka selama 34 tahun hasil biaya sewanya saja sudah setera 48.577 ton emas. Artinya kekayaan itu sudah menjadi dua kali libat lebih, dalam kurun kurang dari setengah abad atau setara dengan USD 3,2 Trilyun atau Rp 31.718 Trilyun, jika harga 1 gram emas Rp 300 ribu. Hasil lacakan terakhir, dana yang tertampung dalam rekening khusus itu jauh lebih besar dari itu. Sebab rekening khusus itu tidak dapat tersentuh oleh otoritas keuangan dunia manapun, termasuk pajak. Karenanya banyak orang-orang kaya dunia menitipkan kekayaannya pada account khusus ini. Tercatat mereka seperti Donald Trump, pengusaha sukses properti Amerika, Raja Maroko, Raja Yordania, Turki, termasuk beberapa pengusaha besar dunia lainnya seperti Adnan Kassogi dan Goerge Soros. Bahkan Soros hampir menghabiskan setengah dari kekayaannya untuk mencairkan rekening khusus ini sebelumnya.
Pihak Turki malah pernah meloby beberapa orang Indonesia untuk dapat membantu mencairkan dana mereka di pada account ini, tetapi tidak berhasil. Para pengusaha kaya dari organisasi Yahudi malah pernah berkeliling Jawa jelang akhir 2008 lalu, untuk mencari siapa yang diberi mandat oleh Bung Karno terhadap account khusus itu. Para tetua ini diberi batas waktu oleh rekan-rekan mereka untuk mencairkan uang tersebut paling lambat Desember 2008. Namun tidak berhasil.
Usaha pencairan rekening khusus ini bukan kali ini saja, tahun 1998 menurut investigasi yang dilakukan, pernah dicoba juga tidak berhasil. Argumentasi yang diajukan tidak cukup kuat. Dan kini puluh orang dan ratusan orang dalam dan luar negeri mengaku sebagai pihak yang mendapat mandat tersebut. Ada yang usia muda dan ada yang tua. Hebatnya lagi, cerita mereka sama. Bahwa mereka mengaku penguasa aset rakyat Indonesia, dan selalu bercerita kepada lawan bicaranya bahwa dunia ini kecil dan dapat mereka atur dengan kekayaan yang ia terima. Ada yang mengaku anak Soekarno. lebih parah lagi, ada yang mengaku Soekarno sunggguhan tetapi kini telah berubah menjadi muda. Wow.
Padahal, hasil penelusuran penulis. Bung Karno tidak pernah memberikan mandat kepada siapapun. Dan setelah tahun 1965, Bung Karno ternyata tidak pernah menerbitkan dokumen-dokumen atas nama sipulan pun. Sebab setelah 1963 itu, owner harta rakyat Indonesia menjadi tunggal, ialah Bung Karno itu sendiri. Namun sayang, CUSIP Number (nomor register World Bank) atas kolateral ini bocor. Nah, CUSIP inilah yang kemudian dimanfaatkan kalangan banker papan atas dunia untuk menerbitkan surat-surat berharga atas nama orang Indonesia. Pokoknya siapapun, asal orang Indonesia berpassport Indonesia dapat dibuatkan surat berharga dari UBS, HSBC dan bank besar dunia lainnya. Biasanya terdiri dari 12 lembar, diantaranya ada yang berbentuk Proof of Fund, SBLC, Bank Guransi, dan lainnya. Nilainya pun pantastis. rata-rata diatas USD 500 juta. Bahkan ada yang bernilai USD 100 milyar.
Ketika dokumen tersebut dicek, maka kebiasaan kalangan perbankkan akan mengecek CUSIP Number. Jika memang berbunyi, maka dokumen tersebut dapat menjalani proses lebih lanjut. Biasanya kalangan perbankkan akan memberikan bank Officer khusus bagi surat berharga berformat ini dengan cara memasan Window Time untuk sekedar berbicara sesama bank officer jika dokumen tersebut akan ditransaksikan. Biasanya dokumen jenis ini hanya bisa dijaminkan atau lazim dibuatkan rooling program atau privcate placement yang bertempo waktu transaksi hingga 10 bulan dengan high yeild berkisar antara 100 s/d 600 % setahun. Uangnya hanya bisa dicairkan untuk proyek kemanusiaan. Makanya, ketika terjadi musibah tsunami di Aceh dan gempa besar lainnya di Indonesia, maka jenis dokumen ini beterbangan sejagat raya bank. Tapi anehnya, setiap orang Indonesia yang merasa nama tercantum dalam dokumen itu, masih miskin saja hingga kini. Mengapa? Karena memang hanya permainan banker kelas kakap untuk mengakali bagaimana caranya mencairkan aset yang terdapat dalam rekening khusus itu.
Melihat kasus ini, tak heran bila banyak pejabat Indonesia termasuk media massa Indonesia menyebut “orang gila” apabila ada seseorang yang mengaku punya harta banyak, milyaran dollar Amerika Serikat. Dan itulah pula berita yang banya menghiasi media massa. Ketidakpercayaan ini satu sisi menguntungkan bagi keberadaan harta yang ada pada account khusus ini, sisi lain akan membawa bahaya seperti yang sekarang terjadi. Yakni, tidak ada pembelaan rakyat, negara dan pemerintah Indonesia ketika harta ini benar-benar ada.
Kasih sedih itu terjadi. Presiden SBY ikut serta dalam pertemuan G20 April silam. Karena Presiden SBY tidak pernah percaya, atau mungkin ada hal lain yang kita belum tau, maka SBY ikut serta menandatangani rekomendasi G20. Padahal tekenan SBY dalam sebuah memorandum G20 di London itu telah diperalat oleh otoritas keuangan dunia untuk menghapuskan status harta dan kekayaan rakyat Indonesia yang diperjuangkan Bung Karno melalui kecanggihan diplomatik. Mengapa, karena isi memorandum itu adalah seakan memberikan otoritas kepada lembaga keuangan dunia seperti IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan baru bagi mengatasi keuangan global yang paling terparah dalam sejarah ummat manusia.
Atas dasar rekomendasi G20 itu, segera saja IMF dan World Bank mendesak Swiss untuk membuka 52.000 rekening di UBS yang oleh mereka disebut aset-aset bermasalah. Bahkan lembaga otoritas keuangan dunia sepakat mendesak Vatikan untuk memberikan restu bagi pencairan aset yang ada dalam The Heritage Foundation demi menyelamatkan ummat manusia. Memang, menurut sebuah sumber terpercaya, ada pertanyaan kecil dari Vatikan, apakah Indonesia juga telah menyetujui? Tentu saja, tandatangan SBY diperlihat dalam pertemuan itu. Berarti sirnalah sudah harta rakyat dan bangsa Indonesia. Barangkali inilah “dosa SBY” dan dosa kita semua yang paling besar dalam sejarah bangsa Indonesia. Sebab, bila SBY dan kita sepakat untuk paham akan hal ini, setidaknya ada geliat diplomatik tingkat tinggi untuk mencairkan aset sebesar itu. Lantas ada pertanyan; Sebodoh itukah kita?

Kamera Ditemukan oleh Ilmuwan Muslim


Surat kabar terkemuka di Inggris, The Independent pada edisi 11 Maret 2006 sempat menurunkan sebuah artikel yang sangat menarik bertajuk ”Bagaimana para inventor muslim mengubah dunia.”The Independent” 20 penemuan penting para ilmuwan Muslim menyebut sekitar yang mampu mengubah peradaban umat manusia, salah satunya adalah penciptaan kamera obscura seperti yang di kutip dari https://iwanblog.wordpress.com/.

Kamera merupakan salah satu penemuan penting yang dicapai umat manusia. Lewat jepretan dan bidikan kamera, manusia bisa merekam dan mengabadikan beragam bentuk gambar mulai dari sel manusia hingga galaksi di luar angkasa. Teknologi pembuatan kamera, kini dikuasai peradaban Barat serta Jepang. Sehingga, banyak umat Muslim yang meyakini kamera berasal dari peradaban Barat.
Jauh sebelum masyarakat Barat menemukannya, prinsip-prinsip dasar pembuatan kamera telah dicetuskan seorang sarjana Muslim sekitar 1.000 tahun silam. Peletak prinsip kerja kamera itu adalah seorang saintis legendaris Muslim bernama Ibnu al-Haitham. Pada akhir abad ke-10 M, al-Haitham berhasil menemukan sebuah kamera obscura. Itulah salah satu karya al-Haitham yang paling menumental. Penemuan yang sangat inspiratif itu berhasil dilakukan al-Haithan bersama Kamaluddin al-Farisi. Keduanya berhasil meneliti dan merekam fenomena kamera obscura. Penemuan itu berawal ketika keduanya mempelajari gerhana matahari. Untuk mempelajari fenomena gerhana, Al-Haitham membuat lubang kecil pada dinding yang memungkinkan citra matahari semi nyata diproyeksikan melalui permukaan datar.
Kajian ilmu optik berupa kamera obscura itulah yang mendasari kinerja kamera yang saat ini digunakan umat manusia. Oleh kamus Webster, fenomena ini secara harfiah diartikan sebagai ”ruang gelap”. Biasanya bentuknya berupa kertas kardus dengan lubang kecil untuk masuknya cahaya. Teori yang dipecahkan Al-Haitham itu telah mengilhami penemuan film yang kemudiannya disambung-sambung dan dimainkan kepada para penonton.
“Kamera obscura pertama kali dibuat ilmuwan Muslim, Abu Ali Al-Hasan Ibnu al-Haitham, yang lahir di Basra (965-1039 M),” ungkap Nicholas J Wade dan Stanley Finger dalam karyanya berjudul The eye as an optical instrument: from camera obscura to Helmholtz’s perspective.
Dunia mengenal al-Haitham sebagai perintis di bidang optik yang terkenal lewat bukunya bertajuk Kitab al-Manazir (Buku optik). Untuk membuktikan teori-teori dalam bukunya itu, sang fisikawan Muslim legendaris itu lalu menyusun Al-Bayt Al-Muzlim atau lebih dikenal dengan sebutan kamera obscura, atau kamar gelap.
Bradley Steffens dalam karyanya berjudul Ibn al-Haytham:First Scientist mengungkapkan bahwa Kitab al-Manazir merupakan buku pertama yang menjelaskan prinsip kerja kamera obscura. “Dia merupakan ilmuwan pertama yang berhasil memproyeksikan seluruh gambar dari luar rumah ke dalam gambar dengan kamera obscura,” papar Bradley.
Istilah kamera obscura yang ditemukan al-Haitham pun diperkenalkan di Barat sekitar abad ke-16 M. Lima abad setelah penemuan kamera obscura, Cardano Geronimo (1501 -1576), yang terpengaruh pemikiran al-Haitham mulai mengganti lobang bidik lensa dengan lensa (camera).
Setelah itu, penggunaan lensa pada kamera onscura juga dilakukan Giovanni Batista della Porta (1535-1615 M). Ada pula yang menyebutkan bahwa istilah kamera obscura yang ditemukan al-Haitham pertama kali diperkenalkan di Barat oleh Joseph Kepler (1571 – 1630 M). Kepler meningkatkan fungsi kamera itu dengan menggunakan lensa negatif di belakang lensa positif, sehingga dapat memperbesar proyeksi gambar (prinsip digunakan dalam dunia lensa foto jarak jauh modern).
Setelah itu, Robert Boyle (1627-1691 M), mulai menyusun kamera yang berbentuk kecil, tanpa kabel, jenisnya kotak kamera obscura pada 1665 M. Setelah 900 tahun dari penemuan al-Haitham pelat-pelat foto pertama kali digunakan secara permanen untuk menangkap gambar yang dihasilkan oleh kamera obscura. Foto permanen pertama diambil oleh Joseph Nicephore Niepce di Prancis pada 1827.
Tahun 1855, Roger Fenton menggunakan plat kaca negatif untuk mengambil gambar dari tentara Inggris selama Perang Crimean. Dia mengembangkan plat-plat dalam perjalanan kamar gelapnya – yang dikonversi gerbong. Tahun 1888, George Eastman mengembangkan prinsip kerja kamera obscura ciptaan al-Hitham dengan baik sekali. Eastman menciptakan kamera kodak. Sejak itulah, kamera terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.
Sebuah versi kamera obscura digunakan dalam Perang Dunia I untuk melihat pesawat terbang dan pengukuran kinerja. Pada Perang Dunia II kamera obscura juga digunakan untuk memeriksa keakuratan navigasi perangkat radio. Begitulah penciptaan kamera obscura yang dicapai al-Haitham mampu mengubah peradaban dunia.
Peradaban dunia modern tentu sangat berutang budi kepada ahli fisika Muslim yang lahir di Kota Basrah, Irak. Al-Haitham selama hidupnya telah menulis lebih dari 200 karya ilmiah. Semua didedikasikannya untuk kemajuan peradaban manusia. Sayangnya, umat Muslim lebih terpesona pada pencapaian teknologi Barat, sehingga kurang menghargai dan mengapresiasi pencapaian ilmuwan Muslim di era kejayaan Islam.

Indonesia Di Jajah 3.5 Abad Hanya Karena Sebuah Buku


Tahukah Anda bahwa karena sebuah bukulah maka bangsa Belanda bisa sampai di Nusantara dan melakukan penjajahan atas bumi yang kaya raya ini selama berabad-abad? Buku tersebut berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien , yang ditulis Jan Huygen van Linshoten di tahun 1595.

Inilah kisahnya:
Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi Nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya. Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.

Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara. Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah.
Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun. Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.
Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru—kini disebut Benua Amerika—kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis. Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda.
Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri. Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.
Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan. Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, dan Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini. Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.

Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara. Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah, “Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis. Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.
Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya. Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.
Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk. Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.
Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur. Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945.Semoga menambah wawasan kita semua.

Sungguh Dunia Berhutang Kepada Islam


Sobat muda muslim, kayaknya banyak dari kita-kita yang nggak ‘ngeh’ dengan sejarah Islam yang gemilang banget. Mungkin karena setiap hari kita kebanyakan baca buku-buku yang sebetulnya tidak ada mutunya. Informasi yang kita dapatkan lebih banyak berita seputar kaum seleb.
Sampai obrolan di antara kita pun tidak jauh dari urusan gosip selebritis, sinetron, film, musik, dan seabrek info sejenis. Akibatnya kita jadi malas berpikir yang berat-berat. Otak kita seolah dipaksa turun ke dengkul. Kita menyadari atau tidak, sebenarnya bukan mereka yang pandai mencuci otak kita, tapi kita yang terlalu bodoh untuk dicuci otaknya
Nah, ngomong-ngomong soal kejayaan Islam, kita patut bersyukur. Karena kita ditakdirkan oleh Allah Swt untuk menjadi seorang muslim. Islam itu hebat lho. Mampu memimpin dunia ini selama 14 abad tanpa henti. Sayangnya sistem kehidupan Islam ambruk tahun 1924. Dihancurkan oleh Musthafa Kamal at-Taturk yang keturunan Yahudi itu bekerjasama dengan Inggris.
Tidak ada Peradaban yang sebanding dengan umat islam seperti yang di kutip dari https:// iwanblog.wordpress.com/.
1. Sosialisme, termasuk Komunisme cuma bisa bertahan sekitar 70-an tahun.
2. 1917 Revolusi Bolshevic, awal tahun 90-an ambruk. Sampe-sampe grup rock sekaliber Scorpion bikin lagu Wind of Change yang ngetop itu. Mungkin sebagai bentuk syukuran kali ye?? 3. Kapitalisme. Meski tampak sehat, tapi sistem kehidupan yang mengatur kita saat ini udah keropos dan udah siap-siap akan istirahat dengan tenang.
Sobat muda muslim, bicara tentang masa lalu Islam, adalah sesuatu yang terindah. Orang Barat yang berpikir obyektif bakalan muji-muji Islam lho. Betapa hebatnya al-Quran yang bisa membimbing manusia menjadi mulia.
Patut diingat, bahwa Quran memegang peranan yang lebih besar terhadap kaum muslimin daripada Bibel dalam agama Kristen. Demikianlah, setelah melintasi masa selama 13 abad Quran tetap merupakan kitab suci bagi seluruh Turki, Iran, dan hampir seperempat penduduk India. Sungguh, sebuah kitab seperti ini patut dibaca secara meluas di Barat, terutama di masa kini(E. Denisen Ross, seperti dikutip dalam buku Kekaguman Dunia Terhadap Islam)
Itu juga sebabnya W.E. Hocking berkomentar, ‘Oleh karena itu, saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa Quran mengandung banyak prinsip yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesunguhnya dapat dikatakan, bahwa hingga pertengahan abad ke tigabelas, Islam-lah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat.‘ (The Spirit of World Politics, 1932, hlm. 461).
Sobat muda muslim, barangkali kitanya yang jarang bersentuhan dengan al-Quran dan juga Islam, hingga kita nggak menyadari kalo kita adalah umat yang mulia dan berhasil memberikan pencerahan kepada umat lain.
Kita patut bersyukur bahwa Sumbangan Islam amat disegani sekaligus dipuji di seluruh dunia. Sampe-sampe Prof. G. Margoliouth dalam De Karacht van den Islam menuliskan, “Penyelidikan telah menunjukkan, bahwa yang diketahui oleh sarjana-sarjana Eropa tentang falsafah, astronomi, ilmu pasti, dan ilmu pengetahuansemacam itu, selama beberapa abad sebelum Renaissance, secara garis besar datang dari buku-buku Latin yang berasal dari bahasa Arab, dan Quran-lah yang, walaupun tidak secara langsung, memberikan dorongan pertama untuk studi-studi itu di antara orang-orang Arab dan kawan-kawan mereka”
Sobat muda muslim, kekaguman dunia terhadap Islam, bukanlah basa-basi. Buktinya, Islam telah melahirkan begitu banyak ilmuwan yang memberi jalan kepada penduduk dunia untuk bisa menjadi yang terbaik.
Pernah dengar nama al-Khawarizmi? Nah, inilah penemu salah satu cabang ilmu matematika, Algoritma. Diambil dari namanya, al-Khawarizmi. Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi (770-840) lahir di Khwarizm (Kheva), kota di selatan sungai Oxus (sekarang Uzbekistan) tahun 770 masehi. Pengaruhnya dalam perkembangan matematika, astronomi dan geografi tidak diragukan lagi dalam catatan sejarah.
Beberapa bukunya diterjemahkan ke dalam bahasa latin pada awal abad ke-12, oleh dua orang penerjemah terkemuka yaitu Adelard Bath dan Gerard Cremona. Risalah-risalah aritmatikanya, seperti Kitab al-Jam’a wal-Tafreeq bil Hisab al-Hindi, Algebra, Al-Maqala fi Hisab-al Jabr wa-al-Muqabilah, hanya dikenal dari translasi berbahasa latin. Buku-buku itu terus dipakai hingga abad ke-16 sebagai buku pegangan dasar oleh universitas-universitas di Eropa. Buku geografinya berjudul Kitab Surat-al-Ard yang memuat peta-peta dunia pun telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.
Selain beliau, masih ada nama yang patut disebut sebagai penyumbang untuk dunia. Hmm.. bagi kamu yang udah ngelotok ngapalin nama-nama ilmuwan Kimia dari Barat, kayaknya kudu malu deh. Sebab, ada masternya yang diakui oleh dunia. DialahJabir Ibn Hayyan. Ide-ide eksperimen Jabir sekarang lebih dikenal sebagai dasar untuk mengklasifikasikan unsur-unsur kimia, utamanya pada bahan metal, non-metal, dan penguraian zat kimia.
Di abad pertengahan karya-karya beliau di bidang ilmu kimia–termasuk kitabnya yang masyhur Kitab al-Kimya dan Kitab al-Sab’een, sudah banyak diterjemahkan ke dalam bahasa latin. Terjemahan Kitab al-Kimya bahkan telah diterbitkan oleh orang Inggris bernama Robert Chester tahun 1444, dengan judul The Book of the Composition of Alchemy. Buku kedua (Kitab as-Sab’een), diterjemahkan juga oleh Gerard Cremona. Lalu tak ketinggalan Berthelot pun menerjemahkan beberapa buku Jabir, yang di antaranya dikenal dengan judul Book of Kingdom, Book of the Balances, dan Book of Eastern Mercury.
Kamu suka mainin bola dunia, alias globe? Nah, inilah orang yang berhasil membuatnya pertama kali. Namanya al-Idrisi, orang Barat menyebutnya Dreses. Al-Idris (1099-1166) dikenal oleh orang-orang Barat sebagai seorang ahli geografi, yang telah membuat bola dunia dari bahan perak seberat 400 kilogram untuk Raja Roger II dari Sicilia. Globe buatan al-Idrisi ini secara cermat memuat pula ketujuh benua dengan rute perdagangannya, danau-danau dan sungai, kota-kota besar, dataran serta pegunungan. Beliau memasukkan pula beberapa informasi tentang jarak, panjang dan ketinggian secara tepat. Bola dunianya itu, oleh Idris sengaja dilengkapi pula dengan Kitab al-Rujari (Roger’s Book).
Sobat muda muslim, kagum ya? Tenang, masih ada ilmuwan lainnya yang kudu kamu ketahui. Nashiruddin ath-Thusi, beliau adalah masternya ilmu astronomi dan perbintangan. Ibnu al-Haytsam jagoannya ilmu alam dan ilmu pasti. Beliau menulis buku berjudul al-Manazir yang berisi tentang ilmu optik. Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa latin oleh Frederick Reysnar, dan diterbitkan di kota Pazel, Swiss pada tahun 1572 dengan judul Opticae Thesaurus.
Kamu perlu juga berkenalan dengan Ibnu Rusyd, beliau adalah filosof, dokter, dan ahli fikih Andalusia. Bukunya yang terpenting dalam bidang kedokteran ialah al-Kulliyat yang berisi kajian ilmiah pertama kali mengenai tugas jaringan-jaringan dalam kelopak mata. Masih di bidang kedokteran, ada nama yang kayaknya kamu juga udah pernah denger, dialah Ibnu Sina, orang Eropa menyebutnya Avicena. Beliau adalah pakar kedokteran. Meninggalkan sekitar 267 buku. Al-Qanun fi al-Thibb adalah bukunya yang terkenal di bidang kedokteran.
Islam juga punya ahli geografi ulung yang bernama Muhammad bin Ahmad al-Maqdisi. Bukunya, Ahsan at-Taqasim merupakan buku geografi yang nilai sastra Arabnya paling tinggi. Buku tersebut menguraikan tentang semenanjung Arabia, Irak, Syam, Mesir, Maroko, Khurasan, Armenia, Azerbaijan, Chozistan, Persia, dan Karman.
Kemudian ada al-Kindi, beliau adalah simbol kedigdayaan ilmuwan muslim. Jempolan dalam ilmu fisika dan filsafat. Beliau bahkan mewariskan sekitar 256 jilid buku. 15 buku di antaranya khusus mengenai meteorologi, anemologi, udara (iklim), kelautan, mata, dan cahaya. Dan dua buah buku mengenai musik.

Muhammad, Ahmad, dan Hasan, tiga keturunan Musa Ibnu Syakir, menyumbangkan ilmu teknik pengairan dan matematika. Dan mengenai dunia sejarah, filsafat, dan sosiologi, kudu mengakui sang maestro, Ibnu Khaldun.
Dunia memang pantas berhutang kepada Islam dan kaum muslimin, yang telah memberikan jalan untuk meraih kebangkitan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Amat wajar dong kalo ilmuwan sekelas Emmanuel Deutch berkomentar, Semua ini memberi kesempatan bagi kami (bangsa Barat) untuk mencapai kebangkitan (renaissance) dalam ilmu pengetahuan modern. Oleh karena itu, sewajarnyalah jika kami selalu mencucurkan airmata manakala kami teringat saat-saat terakhir jatuhnya Granada. Granada adalah benteng terakhir kaum muslimin di Andalusia yang jatuh ke tangan bangsa Eropa yang kafir. (Baca : Tragedi Ulang Tahun Pembantaian Terkejam Sepanjang Sejarah Dunia)
Sobat muda muslim, orang lain di luar Islam saja mengagumi agama kita, masak kita anteng-anteng aja, bahkan nggak kenal Islam dan kejayaannya. Malu dong. Iya nggak? Memang sih, nggak salah-salah amat kita-kita jadi begini. Sebab, Barat udah berhasil memisahkan Islam dari kehidupan kita. Akibatnya, kita jauh banget dengan Islam. Ironinya, banyak di antara kita yang malah mengamalkan ajaran Barat yang kufur. Buwahaya!
Jadi, mulailah belajar tentang Islam. Kalo males? Wah, kayaknya apa yang disampaikan Imam as-Syafi’i patut kita renungkan, “Barangsiapa tidak memanfaatkan masa mudanya untuk menuntut ilmu, maka bertakbirlah empat kali untuknyasebagai tanda kematiannya.”